Ustadz H. Hilman Rosyad Shihab Lc, dilahirkan di kota Bandung, pada 29 Juni 1969. Ayah tiga anak ini Aktif sebagai Anggota Komisi I DPR RI, dari Fraksi Keadilan Sejahtera (FKS), yang menanggungjawabi bagian pertahanan, luar negeri dan informasi. Suami Masfarwati Muslim ini dikenal sebagai sosok ulama serba bisa. Mulai dari pengasuh acara radio, sebagai Dewan Syariah Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid bandung (DPU-DT), hingga menjadi munsyid di Tim Nasyid Shoutul Harokah, pernah dilakoninya. Pendidikan terakhir beliau adalah Fakultas Hadits dan Studi Islam, University Of Madinah, Saudi Arabia.
Berkenaan dengan kembali mencuatnya isyu atau wacana untuk meneliti kembali kesesatan Ahmadiyah, pasca perusakan di Kampus Mubarok (pusat kegiatan Jemaat Ahmadiyah Indonesia), reporter cyberMQ, Fiqi Fauzi yang akrab dipanggil Mang Uji ini, berhasil mewawancarai Ustadz Hilman. Berikut petikan wawancara dengan ulama muda yang berperawakan tinggi-besar ini :
Bisakah Ustadz sekilas menerangkan tentang ajaran Ahmadiyah ?
Ahmadiyah adalah ajaran yang meyakini adanya kenabian setelah Nabi Muhammad SAW. Ini tentu saja akan bertentangan dengan pendapat Jumhur Ulama. Bagaimanapun juga Jumhur Ulama, Ijma sahabat dan Al-Quranul Karim menyatakan bahwa Muhammad sebagai penutup para nabi. Itu yang menjadi masalah. Sampai akhirnya kemudian fatwa di hampir seluruh dunia Islam, menyatakan bahwa Ahmadiyah itu sesat. Bahkan, Saudi Arabia secara resmi menolak penganut Ahmadiyah untuk melaksanakan ibadah haji di Mekah Al-Mukarramah. Point lainnya yang harus dipahami bahwa Aliran Ahmadiyah ini didukung kuat oleh Inggris. Inggrislah yang melahirkan Ahmadiyah, sebagai penyeimbang kekuatan politik di India ketika itu, yang sekarang menjadi wilayah Pakistan. Dulu pakistan dan India bersatu. Perlindungan Inggris terhadap Ahmadiyah sampai saat ini masih berlangsung. Dan kita tahu, pusat Ahmadiyah dunia ada di Inggris, didanai jutaan Poundsterling, disiapkan televisi satelit 24 jam untuk seluruh dunia. Oleh karena itu, jelas bahwa penyebaran ajaran Ahmadiyah adalah upaya penggembosan kekuatan umat Islam di seluruh dunia. Aliran ini dipelihara, karena relatif berhasil mengacaukan kekuatan politik umat Islam di Pakistan, sampai dengan detik ini.
Kesesatan apa saja yang terkandung dalam ajaran Ahmadiyah itu ?
Ada dua aliran dalam Ahmadiyah. Yaitu : Ahmadiyah Lahore dan Qadiyan. Aliran Lahore menganggap bahwa Mirza Ghulam Ahmad sebagai mujaddid (pembaharu), sedangkan Qadiyan menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi. Yang berkembang di Indonesia itu adalah Aliran Ahmadiyah Qadiyan. Itu masalahnya. Inti kesesatannya adalah mengakui adanya nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Qur'annya tetap pakai qur'an yang kita pakai, haditsnya memakai hadits Rasulullah, tetapi kemudian itu menjadi mansukh untuk banyak perkara. Saya terus terang kurang paham detail mana yang mansukh. Namun, secara otomatis ajaran itu menjadi tertolak. Ajaran Muhammad, Hadits, Qur'an akan tertolak karena ada ajaran baru yang disampaikan oleh Mirza Ghulam Ahmad. Sejak tahun 1930, kasus Ahmadiyah di indonesia sudah membuka perdebatan yang digagas oleh Ustadz A. Hassan dari Bandung. Saya rasa masalah ini sudah lama selesai. Tapi mungkin kondisi politik yang memungkinkan mereka berkembang pelan-pelan, akhirnya mereka seperti yang kita lihat di Parung, di Kampus Mubarok.
Apa yang membuat Ahmadiyah bisa berkembang di Indonesia ?
Di Indonesia kondisi Islamnya lemah. Kekuatan politik tidak ada, partai politik Islam selalu bertengkar, sama juga ormas-ormas Islamnya. Ormas kehilangan visi dan arah. Realitas ini menunjukkan bahwa kondisi kita lemah. Akhirnya, banyak umat islam yang ingin mengetahui islam, maka kemudian aliran-aliran apapun di Indonesia bisa subur dan peminatnya banyak. Kita lihat, masyarakat berada dalam sistem orde lama 20 tahun, orde baru 30 tahun, dan setelah merdeka lebih dari 60 tahun sampai hari ini kita belum pernah eksis di negeri kita sendiri. Sehingga, aliran apapun sangat mudah memasuki Indonesia.
Terkait aksi perusakan yang kita saksikan di Televisi, bagaimana tanggapan Ustadz ?
Secara prinsip apapun jenisnya selama itu adalah anarkisme sangat tertolak dalam Islam. Sebab Islam adalah agama damai yang tidak mengajarkan bersikap anarkis. Sesuai dengan surat An-Nahl ayat 125, bahwa kita diperintahkan berdakwah dengan bijaksana, melalui nasihat yang baik. Jika terjadi perdebatan, harus dilakukan dilakukan dengan baik. Metode Ini pernah dilakukan A Hassan ketika berdebat dengan Ahmadiyah. Masyarakat menjadi yakin Ahmadiyah itu keliru setelah dilakukan perdebatan. Metode yang baik tidak dengan anarki. Seharusnya kita resmi undang mereka, kemudian disaksikan oleh semua, sehingga umat mengetahui mana yang haq, mana yang bathil, tidak dengan kekerasan seperti yang kita lihat.
Umat Islam harus bagaimana menyikapi kenyataan yang sedang dihadapi ini ?
Umat harus tetap bersikap realistis. Kita ikuti fatwa resmi Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan ajaran itu menyesatkan masyarakat. Kita himbau tetangga dekat untuk tidak mengikutinya. Tentu saja, dengan antisipasi lain, semisal dengan mengikuti pengajian-pengajian yang tidak sesat, serta ikut pengajian yang normal-normal saja.
Peran yang harus dimainkan pemerintah menyikapi hal ini ?
Pemerintah harus bersikap tegas, kalau tidak salah bagiannya kejaksaan yang harusnya melakukan pembinaan. Bagaimanapun juga, sesungguhnya pemicu konflik ini adalah mereka (pemerintah) sendiri, yang memancing umat bersikap. Pemerintah harus menghargai Fatwa MUI. Jika muncul ungkapan menghambat kebebasan berekspresi, saya rasa kebebasan itu ada batasnya. Kebebasan itu harus menyebabkan terjadinya kehidupan yang harmonis, peningkatan kualitas masyarakat. Jika perbedaan memperuncing persengketaan, menimbulkan konflik, saya rasa pengekspresian ini tetap harus dibatasi. Hari ini di Inggris sedang diajukan undang-undang baru tentang anti terorisme yang kemudian salah satu poinnya adalah tidak boleh ada selebaran atau tulisan apapun yang mengandung makna jihad atau syahid. Kalimat (jihad/syahid) tersebut merupakan terminologi, tidak bisa dihapus begitu saja, karena ada dalam Al-Quran dan Hadits. Jangan sampai untuk sebuah kebebasan berekspresi, membolehkan apapun dalam konteks pemikiran dan aqidah. Belum lagi dalam konteks gaya hidup akan lebih parah lagi. Kasus Ahmadiyah ini terkait dengan kebebasan ideologi dan keyakinan yang tidak bisa sembarangan.(red/fqzyn/aea)
|
unek unek cyberndut
Data office kamu kehapus ama virus.......gini nih cara ngembaliinnya........,muh handry wahyudi, |
|
Home Industri
Menerima Pesanan dan makloon; Tas,Dompet.Dll.Tingal hubungi aja. 022.77888079 - 022.91386631.atau www.hdht_tas.cybermq.com ,Wandy, |
|
unek unek cyberndut
pengen dpetin buku gratis,tp gak tw caranya....:( coba aja dengan cara ini......kunjungi blog www.unekcyberndut.blogspot.com,muh handry wahyudi, |
|
Investasi Mudah Tanpa Cari Downline
Di Prima-Syariah.com mendapatkan Pasive Income Senilai Rp.1.180.000,- Secara gampang dalam jangka waktu kurang dari 1 Bulan, hanya dengan Modal Rp.200.000,-,Sani Muhmad Ramdan, |
|
bisnis keagenan pulsa DBS
pengen punya usaha sendiri???coba deh kunjungi situs ini siapa tau aja cocok....http://www.aktivasidbs.com/?id=handry,muh handry wahyudi,081354317089 |
| Pasang Iklan Disini |