Al Quran Online
Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:
 
Pencarian Ayat Al Quran
Anda juga bisa menggunakan pencarian Alquran tentang sesuatu (contoh: sholat,zakat,puasa) :
 
 
Cari Artikel
Anda juga bisa mencari Artikel Islam di Pustaka kami berdasarkan keyword yang anda cari, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini:

Berkaitan:


Hadits Pilihan
"Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti saudaranya yang muslim."
HR. HR. Abu Dawud

Pustaka CyberMQ
H. Dudi Muttaqien : Orangtua & Anak Harus Musyawarah

Di kota Bandung, Ustadz Dudi Muttaqien dikenal luas sebagai "konsultan" terpercaya untuk urusan keluarga sakinah. Banyak kalangan pasangan muda maupun lanjut usia yang antusias mengikuti acara pengajian keluarga sakinah, dimanapun Ustadz Dudi Muttaqien hadir sebagai pemateri.
  
 Pada kesempatan senggang, ditengah kesibukannya mengajar di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Jawa Barat, Fiqi Fauzi, reporter cyberMQ, berhasil mewawancarainya via telepon. Bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional yang ke 12 pada tahun ini, putra ulama kenamaan KH EZ Muttaqien ini mengemukakan pandangan dan berbagai kiat seputar pembentukan keluarga sakinah. Berikut petikan wawancara dengan Ustadz yang selalu tampi simpatik dan periang ini :
  

 Apa pendapat Pak Ustadz berkenaan dengan rata-rata kondisi keluarga Indonesia sekarang ini ? 
  
 
Pada saat ini sistem keluarga yang ada di Indonesia sudah nyaris tidak punya corak khusus. Bahkan strukturnya pun bebas sekali. Sehingga tampak tugas-tugas dari setiap pasangan itu saling tumpang tindih. Yang mestinya istri menerima nafkah dari suami, suami memberi nafkah kepada istrinya, sekarang malah masing-masing sibuk mencari nafkah. Dalam kondisi seperti itu, sulit sekali untuk menentukan siapa imam, siapa makmum dalam rumah tangga. Ini masalah yang sangat berat. Gambaran dari konstruksi yang sudah tidak karuan bentuknya. 
  
 
Bapak adalah putra seorang ulama. Bagaimana didikan orang tua terhadap Bapak ? 
  
 
Orang tua saya betul-betul tidak memberikan didikan secara khusus. Mereka hanya memberikan keteladanan, contoh-contoh kebaikan saja. Pengaruhnya sangat istimewa. Saya, adik, dan kakak-kakak saya merasakan betul bagaimana nikmatnya diperintah, disuruh-suruh oleh orangtua. Ketika kami diperintah oleh orangtua, kami kakak-beradik selalu merasa gembira, bahkan kami selalu saling menunggu, berebut memenuhi apa yang diperintahkan oleh mereka. Apa yang menjadi penyebabnya ? Kami sendiri tidak tahu. Barangkali, ini merupakan wujud kekaguman kami terhadap mereka. Oleh karena itulah, dalam beberapa event ceramah, saya selalu mengajak : marilah kita menjadi orang tua yang membuat anak mudah taat kepada orang tua, mudah taat dan mengabdi kepada Allah SWT, melalui orang tuanya. Tentu saja, itu semua akan terpenuhi, jika kita orangtua berupaya keras menjadi sosok orangtua yang "mengagumkan" atau pantas dikagumi. 

  
 Banyak tayangan TV memperlihatkan : bagaimana seorang anak memperlakukan orangtuanya secara tidak pantas. Apa komentar Pak Ustadz berkenaan dengan kecenderungan atau maraknya tayangan seperti itu ?
  
 
Saya kira, tidak mungkin sutradara berimajinasi dari pengalaman yang tidak pernah dia lihat. Terkecuali sutradara yang betul-betul hanya membuat tontonan imajiner, diluar kejadian, atau pengalaman manusia yang lazim. Saya yakin, untuk cerita-cerita seperti yang telah saudara ungkapkan itu, sutradaranya pasti mengambil contoh dari realita, mungkin kejadian-kejadian yang lazim terjadi dalam keluarga-keluarga di kota-kota besar. Kecenderungan sikap anak yang keluar dari kepantasan bisa berasal dari tontonan yang biasa mereka lihat. Saya pernah mengadakan acara pada tahun 1980. Saat itu, Asrul Sani menjelaskan bagaimana dampak sebuah film terhadap mental seseorang. Waktu itu, kebetulan saya yang menjadi panitia diskusi panelnya. Berkenaan dengan dampak suatu tontonan terhadap masyarakat, beliau pernah mengatakan, itu terserah kepada masyarakat yang menontnnya. -Kami (pembuat film) hanya mencari uang,- begitu kata beliau. Maka sejak itu, sampai hari inipun, saya pikir sama saja. Bahwasanya semua sutradara, produser film, cuma memiliki satu tujuan : hanya mencari uang. Berkenaan dengan itu, maka akhrinya tergantung orangtua dalam menyeleksi sebuah tontonan. Sangat penting partisipasi orangtua untuk mengarahkan seluruh anak-anaknya ketika menyimak suatu tontonan. 
  
 Bagaimana keluarga yang berkualitas itu, menurut pandangan Pak Ustadz ? 
  
 Kualitas bukan semata-mata hanya kualitas keilmuan, kualitas sikap mental, kualitas disiplin dan kualitas-kualitas yang bersifat duniawi. Perlu diketahui, dalam materi Manajemen Qalbu, ada bentukan kualitas pribadi, dimana kecerdasan emosi betul-betul terlibat dalam membentuk keluarga berkualitas. Keluarga yang berkualitas tentu akan hadir, ketika keluarga ini tampil beriman, dekat dengan Allah SWT, dijiwai oleh semangat Qur'ani dalam setiap aktivitas dan interaksinya. 

Banyak ditemui kejadian, sebuah keluarga muda yang awalnya harmonis, tapi tiba-tiba kemudian berpisah atau bercerai. Pak Ustadz bisa menjelaskan mengapa fenomena demikian dapat terjadi ? 
 
Awal yang harmonis terbentuk sebab masing-masing pihak memiliki motivasi yang sama. Dan kita tentunya mengetahui, bahwa kesamaan motivasi membentuk kesamaan langkah. Kenyataannya, setelah perjalanan cukup panjang, setelah sebagian cita-cita itu tercapai, motivasi masing-masing mulai berubah. Mulai terjadi tarik menarik. Oleh sebab itu, setiap pasangan perlu memahami kaidah, bahwa dalam perjalanan rumah tangga, jangan pernah saling "meminta", cobalah untuk lebih saling memberi terhadap pasangan kita. Dengan saling memberi, kita semakin "kaya". Dengan saling meminta, kita malah akan semakin miskin. Ini penting sekali untuk dipahami. Sebab pada umumnya memang sering terjadi, dan tentu saja, hawa nafsu yang sering mencampurinya. 
 
Bagaimana cara mendidik anak yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW ?
 
 Rasulullah mendidik anak dengan keteladanan. Ada kalimat lisanul hal afsohumin lisanil maqool. Artinya, keteladanan sikap jauh lebih baik daripada keteladanan ucapan.
 Pada akhir tahun 80-an ramai dikampanyekan satu bentuk, satu pola, dimana kebebasan dan keterbukaan harus diwujudkan. Rata-rata orangtua diminta untuk memberikan kebebasan penuh kepada anaknya untuk : memilih sekolah, memilh langkah, memilih perilaku, dan lain sebgaianya. Semua media ketika itu mengkampanyekan pola kebebasan ini. Hasilnya, sekarang ini, terjadilah apa yang disebut dengan kebebasan itu. Adakalanya ketika menikah, kadang orang tua cukup memberikan dana, urusan acara yang mengatur dipersilahkan anaknya saja. Ini tidak benar sama sekali.
 Dalam Islam, bukan kebebasan seperti itu yang dianjurkan. Orangtua harus bermusyawarah dengan sang anak, sebelum membebaskan anak memutuskan sebuah kehendak. Itu artinya, orangtua harus betul-betul mengetahui, bahwa apa yang dipilih sang anak betul-betul berlandaskan argumen yang benar. 
 
Jadi bagaimana mempersiapkan SDM yang handal dari lingkungan keluarga ? 
 
Itu tercantum dalam surat An-Nisaa' ayat 114. Tak ada kebaikan sedikitpun dari pergaulan kecuali kita membicarakan kejujuran, kebaikan dan kebenaran. Tak ada sesuatu yang wajib diketahui, kecuali ilmu- agama- bahasa yang mampu menyebarkan kedamaian, ketentraman dan kemanfaatan. Jika orangtua selalu memberikan contoh teladan dan kerap berbicara tentang kejujuran, kebaikan, dan kebenaran, saya yakin akan muncul manusia-manusia dengan kualitas yang luar biasa. 
 
Pesan bagi sahabat MQ berkaitan dengan persiapan membangun keluarga ? 
 
Kita harus ingat sekali pada ayat qur'an : innalmubadziriin kaanu ikhwaanusyayaatiin. Mubazir adalah orang-orang yang akan menjadi teman setan, yaitu orang-orang yang hidup bukan karena Allah. Pastikan dan yakini oleh kita, bahwa pasangan kita adalah pasangan yang akan bersama-sama kita dalam menggapai cita-cita menuju ridha Allah. Melangkahlah selalu hanya untuk mendapatkan ridha Allah. Kita harus selalu merasa "sujud" kepada Allah, dalam setiap aktivitas. Ketika kita menjemput rizki hakikatnya dalam kondisi sujud, sedang merendah dihadapan Allah. Jadikan ridha Allah sebagai nafas hidup kita, dalam kehidupan kita, dan pastikan itu terjadi sejak mula kita menapak remaja. (red/asuy)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.cybermq.com dari browser ponsel anda!

PrintPrint
KirimKirim
Print PDFCetak PDF
ArsipArsip
RSSRSS

Iklan Mini CyberMQ
Home Industri
Menerima Pesanan dan makloon; Tas,Dompet.Dll.Tingal hubungi aja. 022.77888079 - 022.91386631.atau www.hdht_tas.cybermq.com ,Wandy,
unek unek cyberndut
pengen dpetin buku gratis,tp gak tw caranya....:( coba aja dengan cara ini......kunjungi blog www.unekcyberndut.blogspot.com,muh handry wahyudi,
Investasi Mudah Tanpa Cari Downline
Di Prima-Syariah.com mendapatkan Pasive Income Senilai Rp.1.180.000,- Secara gampang dalam jangka waktu kurang dari 1 Bulan, hanya dengan Modal Rp.200.000,-,Sani Muhmad Ramdan,
bisnis keagenan pulsa DBS
pengen punya usaha sendiri???coba deh kunjungi situs ini siapa tau aja cocok....http://www.aktivasidbs.com/?id=handry,muh handry wahyudi,081354317089
Bisnis Online Pemula
Mau Belajar Bisnis Online dan Punya Web Site dengan Domain Murah dan Hosting Gratis Komisi 100% Plus Autoresponder yang Gratis?? Dapatkan Panduanya disini ,Sani Muhmad Ramdan,02291897338
Pasang Iklan Disini