Bagi negara sebesar st1:country-region>
Lalu, bagaimana pandangan kalangan artis dalam menyikapi masalah guru dan pendidikan ? Untuk mengetahui lebih lanjut, reporter CyberMQ, Indra KH, Rabu (8/12) pekan lalu, berkesempatan mewawancarai Hedi Yunus, penyanyi yang juga anggota kelompok Kahitna, di sela-sela kesibukannya mengisi acara “Terima Kasih Guruku” di Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung.
Beberapa prestasi pernah diukir oleh pria yang baru saja merilis album "Ramadhankan Hatiku" dan "Shalawat Cinta" ini, diantaranya Ia pernah meraih penghargaan sebagai pembawa acara musik pria terfavorit Panasonic Awards 1997-98. Berikut ini petikan wawancara kami :
Berkaitan dengan pendidikan, apakah Kang Hedi mencermati kondisi pendidikan sekarang dibandingkan pendidikan jaman Kang Hedi dulu ?
Memperhatikan dengan serius sih tidak, namun kalau dibandingkan, seperti ada penurunan kualitas. Kondisi sekolah saya dulu, misalnya, kini saya lihat sangat menurun. Bahkan kekurangan murid. Padahal dulu, waktu saya masih belajar di sana, walaupun sekolah swasta, tetapi kondisi pendidikannya masih relatif baik. Entah semua itu apakah karena kemajuan jaman atau akibat pergaulan, sampai akhirnya seperti itu ? Benar-benar sangat saya sayangkan. Padahal gizi dan kondisi mereka saya lihat lebih bagus.

Dengan jumlah media yang lebih banyak dibandingkan dulu, terutama televisi, bagaimana Kang Hedi mencermatinya ?
Ya, itu yang sangat saya prihatinkan. Sekarang kita lihat, sinetron-sinetron yang menceritakan kondisi sekolah-sekolah atau pelajar jaman sekarang saya pikir sangat tidak mendidik. Kebanyakan adegan marah-marah, melawan guru, bahkan berantem. Memprihatinkan sekali.Tayangan seperti itu harusnya dihentikan. Walaupun menurut para pembuat sinetron tersebut, tontonan itu ratingnya tinggi, banyak ditonton, namun hal itu menurut saya sangat tidak mendidik buat anak sekolah. Makanya, salah satu cara yang saya tempuh untuk meminimalisir pengaruh buruk tontonan pada keluarga adalah dengan melarang saudara-saudara dekat, atau keponakan-keponakan untuk tidak melihat tontonan seperti itu.
Sedikit cerita nostalgia, adakah guru yang berkesan selama Kang Hedi sekolah ?
Banyak sih, namun ada yang saya ingat sampai sekarang, soalnya ada sejarahnya. Saya ini bukannya sok baik lho....., tapi terus terang, waktu sekolah saya nggak pernah bandel, nggak pernah nakal. Pernah, dulu waktu SMP, ada guru olahraga yang terkenal galak sekali. Kejadiannya bertepatan saat sekolah sedang dibangun, sehingga saya belajar di kelas sementara, di aula. Ketika upacara hari Senin, harus ada yang jaga kelas dua orang. Nah, waktu itu kebagian saya jaga kelas. Kebetulan saat itu ada kelas lain yang habis olahraga, tapi tidak ikut upacara, malah justru pada main bola di depan kelas saya. Akibatnya, suara gaduh terdengar sampai ke lapangan upacara. Saya pun akhirnya termasuk siswa yang ikut dikumpulkan guru tersebut, dan terkena hukuman ditampar guru itu.
Namun hikmahnya, setelah kondisi tenang, akhirnya saya menjelaskan duduk permasalahannya pada guru olahraga itu, beliau pun kemudian meminta maaf. Ketika saya bergabung dengan ekstrakulikuler, guru tersebut menjadi pembinanya, yang menarik guru olahraga tersebut justru menjadi sahabat saya hingga akhir SMP dan berlanjut sampai SMA. Itu sangat berkesan bagi saya, dan selalu saya ingat.
Dengan adanya Gema Nusa yang diawali dengan guru, adakah rasa optimis pada diri seorang Hedi Yunus ?
Optimis tentunya ada, untuk langkah awal gerakan seperti ini sangat baik dilakukan, walaupun memang harus perlahan. Paling tidak, dengan adanya kegiatan seperti ini ada penghargaan bagi guru-guru, terutama guru-guru yang kekurangan, klise sih, tapi memang keaaannya seperti itu, bahwa guru itu pahlawan yang sangat perlu kita hargai.
Harapan untuk para guru ?
Untuk para guru, mudah-mudahan mereka bisa diberikan tempat selayaknya, karena mereka merupakan salah satu faktor penentu masa depan anak-anak di luar lingkungan rumah. Sudah sepantasnya mereka diberikan penghargaan dan mendapat perhatian yang khusus dari pemerintah. Kalaupun ada guru yang nyeleneh, namanya juga manusia, menurut saya itu hal yang biasa. (red/mikha)***
Photo : Doc Sinar Harapan
|
bisnis keagenan pulsa DBS
pengen punya usaha sendiri???coba deh kunjungi situs ini siapa tau aja cocok....http://www.aktivasidbs.com/?id=handry,muh handry wahyudi,081354317089 |
|
Investasi Mudah Tanpa Cari Downline
Di Prima-Syariah.com mendapatkan Pasive Income Senilai Rp.1.180.000,- Secara gampang dalam jangka waktu kurang dari 1 Bulan, hanya dengan Modal Rp.200.000,-,Sani Muhmad Ramdan, |
|
Bisnis Online Pemula
Mau Belajar Bisnis Online dan Punya Web Site dengan Domain Murah dan Hosting Gratis Komisi 100% Plus Autoresponder yang Gratis?? Dapatkan Panduanya disini ,Sani Muhmad Ramdan,02291897338 |
|
unek unek cyberndut
kunjungi blogku ya........,muh handry wahyudi, |
|
bisnis keagenan pulsa DBS
assalamualaikum.....saya mw memperkenalkan bisnis online yang bisa dipertanggungjawabkan silahkan kunjungi http://www.aktivasidbs.com/?id=handry,muh handry wahyudi,081354317089 |
| Pasang Iklan Disini |