Selepas keluar dari pintu gerbang kampus, mobil Suzuki Carry Extra tahun 89-an itu melaju dengan kencang, sambil sekali-kali bergerak zig-zag seperti mobil patroli polisi yang tengah sibuk mengejar penjahat dalam film-film action. Diiringi lampu hazard yang menyala di siang hari, beberapa orang rekan saya terpaksa 'mengeluarkan' wajah mereka keluar jendela kendaraan seraya berteriak meminta mobil lainnya untuk menepi. “Minggir - minggir...........minggir ...! Teriak mereka.
Sebagian pengemudi kendaraan lain di jalanan kota Bandung yang kaget oleh teriakan di siang hari bolong itu “terpaksa” menepi. Mereka semua boleh jadi banyak yang bertanya-tanya, apa gerangan yang membuat kendaraan Carry yang kami tumpangi 'meminta' jalan lebih dulu. Toh, kendaraan yang meminta mereka menepi bukanlah jenis kendaraan polisi, militer atau mobil Ambulans.
Namun peristiwa tengah hari itu memang membuat saya dan rekan-rekan lain sangat sibuk. Saat itu kami tengah “berjuang” untuk membawa seorang mahasiswa baru yang tak sadarkan diri ke rumah sakit terdekat.
Peristiwa ini terjadi sekitar bulan September 1995. Kala itu, saya menjadi salah seorang panitia P3K dalam ospek jurusan di sebuah Universitas kota Bandung. Ketika tengah lahap menyantap makan siang bersama beberapa rekan di ruangan P3K, tiba-tiba saya dikejutkan oleh suara seseorang dari luar ruangan, “Ada yang pingsan......! Mana tim P3K, hueyyy P3K.........! teriaknya.
Mendengar teriakan seperti itu kami langsung berlari menuju sumber suara dan membiarkan santapan lezat yang masih tersisa. Saya tak pernah berpikir sedikit pun bila akhirnya akan menjumpai kondisi pasien yang sangat kritis. “Aah,.. paling pingsan biasa,” pikirku. Setelah mendengar sedikit informasi dari empunya berita, saya pun bergegas menuju lokasi.
Setelah sampai di lokasi ospek – sekitar 50 m dari pos P3K – bersama rekan lainnya kami pun memeriksa kondisi mahasiswa baru yang menjadi peserta ospek tersebut. Namun kami justru dibuat kaget. Ketika memeriksanya, ternyata kami tak mendeteksi ada detak jantung pada nadinya.
Dengan segera kami pun memutuskan untuk membawanya ke klinik kesehatan kampus untuk mendapatkan pertolongan darurat. Namun di sana, kami justru bertambah kaget tatkala petugas yang memeriksanya menyatakan 'angkat tangan.' “Kami tak sanggup,” katanya. “Ayo cepat di bawa ke Rumah Sakit kondisinya sangat kritis,” tambah dia.
Mendengar keterangan itu, kontan yang ada di pikiran kami semua saat itu adalah bagaimana caranya agar cepat membawa mahasiswa itu ke rumah sakit. Namun, menurut kami akan sangat memakan waktu jika harus menunggu Ambulans terlebih dahulu.
Tanpa pikir panjang, dengan bergegas kami pun memilih menyiapkan mobil Carry milik seorang rekan untuk membawa pasien tersebut. Kondisi mendesak seperti itulah yang akhirnya membuat kami kalang kabut seperti suasana di awal tulisan ini.
Alhamdulillah, sesampainya di rumah sakit, nyawa mahasiswa baru itu masih bisa tertolong, meskipun kami dikritik habis-habisan oleh para medis yang merawatnya. Mereka mengaku tak habis pikir bagaimana bentuk kegiatan ospek yang kami lakukan sehingga bisa menyebabkan kondisi mahasiswa itu menjadi sangat kritis.
Semenjak peristiwa itu, pola kegiatan ospek di jurusan kami mengalami banyak perubahan. Kebiasaan perpeloncoan hasil warisan dari angkatan-angkatan sebelumnya perlahan mulai ditinggalkan. Semoga itu berlangsung seterusnya agar tak terjadi lagi peristiwa yang menegangkan seperti yang saya alami. (red/mikha)***
|
Tas,Dompet. (Home Industri)
Menerima Pesanan dan makloon; Tas,Dompet.Dll.Tinggal Hubungi Aja.Atau SMS 022.77888079 ,wandy, |
|
Facebook kembali berbagi $$ ayo klik
Facebook kembali mengeluarkan aplikasi survey dan bagi sahabat sahabat yang join ikut menyukainya akan mendapatkan Dollar gratis cukup menjadi penggemar saja,Sani Muhmad Ramdan,08180214081 |
|
Mari Belajar Investasi
belajar berinvestasi bersama bossyana, klik di link bossyana on the web ya, ditunggu :),Dadan Rusmawan,085624555391 |
|
Sambil Ngabuburit Cari Jodoh Yuk
Ayo gabung disini tempat berbagi ilmu,motivasi dan solusi serta diskusi seputar pernikahaan,Sani Muhmad Ramdan,081802114081 |
|
T-SHIRT MENYAMPAIKAN FULL COLOR
Tujuan: Kaos ayahara.cybermq.com BERDAKWAH TANPA CERAMAH, "Menyampaikan Walau Satu Ayat" DESAIN: TAARUF, RAMADHAN, AKHIRAT LEBIH BAIK DARI DUNIA FANA, DSB,Mr Anas Ayahara,021 993 67 327 |
| Pasang Iklan Disini |