Al Quran Online
Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:
 
Pencarian Ayat Al Quran
Anda juga bisa menggunakan pencarian Alquran tentang sesuatu (contoh: sholat,zakat,puasa) :
 
 
Cari Artikel
Anda juga bisa mencari Artikel Islam di Pustaka kami berdasarkan keyword yang anda cari, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini:

Berkaitan:


Hadits Pilihan
"Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah kepingan-kepingan malam yang gelap-gulita. Seorang yang pagi hari beriman maka pada sore harinya menjadi kafir, dan orang yang pada sore harinya beriman maka pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual agamanya dengan (imbalan) harta-benda dunia."
HR. HR. Abu Dawud

Pustaka CyberMQ
Hamil, Super Bussy, Tapi Tetap Bahagia

Tips ini sebenarnya merupakan isi email dari seorang teman, Yanti, yang kerap dipanggil dengan sebutan Ummu Gina. Berhubung isinya begitu khas dan komprehensif menjawab segala tantangan yang menghadang bagi seorang muslimah yang tengah mengandung, maka saya coba ringkas tips-tips tersebut kedalam artikel.

Ummu Gina, seperti saya ungkapkan pada paragraf sebelumnya, saat ini tengah mengandung. Tapi, sebagai pengajar dan pendakwah, subhanallah, tentulah aktivitasnya  segudang. Demi menjaga aktivitas dan kesehatan pribadi serta bayi yang dikandungnya, mau tak mau ia membuat daftar tugas beserta skala prioritasnya. Daftar dan skala prioritas itu dibuat berdasarkan perincian sebagai berikut :

  • Ummu Gina membuat daftar aktivitas dengan klasifikasi aktivitas yang wajib, sunnah, dan mubah.
  • Ummu Gina memilah beberapa aktivitas  diantara aktivitas yang mubah, berdasarkan “kepentingan” bukan “keinginan”, mana yang memang penting dan tidak urgensif. Yang tidak penting lantas ia coret.
  • Ummu Gina mengutamakan aktivitas yang wajib, baru sunnah, kemudian aktivitas mubah yang penting.
  • Apabila diantara aktivitas yang wajib, ada yang bentrok, Ummu Gina mendahulukan yang harus didahulukan, serta menunda (bukan meninggalkan) kewajiban yang bisa ditunda. ”First thing first, lah.”ucapnya setengah berkelakar kepada saya.
  • Ummu Gina membuat skedul kerja harian atau mingguan. Ia mengalokasikan aktivitas-aktivitas yang sudah terpilih ke dalam waktu yang dimilikinya. Ia pertimbangkan betul, aktivitas manusia setiap hari yang dibatasi waktu yang cuma 24 jam sehari dan keterbatasan fisiknya yang kebetulan sedang mengandung. ”Jangan lupa juga, menjaga calon bayi itu hukumnya wajib, Mbak.”
  • Ummu Gina mendelegasikan tugas-tugas yang bisa didelegasikan, baik tugas rumahtangga maupun tugas pekerjaan.

Ummu Gina bisa mengelola itu semua dengan baik, meskipun ia kemudian harus mengurangi frekwensi -bukan berhenti- berdakwah, dan mengajar. Kalau bekerja, Ummu Gina mengaku tak bisa menentukan jadwal, sehingga ia hanya berusaha menyesuaikannya saja. ”Urusan kerja pilihannya cuma dua, berhenti atau pasrah,”olok-oloknya kepada saya.

Pada kesempatan saling berkirim e-mail tersebut, Ummu Gina menanyakan apa saja yang pernah saya terapkan, ketika saya harus bekerja dan meninggalkan bayi saya di rumah. Untuk itu, berikut tips meninggalkan bayi di rumah, yang saya kirimkan via e-mail kepada beliau :

  • Yakinkan bahwa orang yang menjaga dan mengurus bayi di rumah bisa dipercaya, entah dia saudara atau bukan.
  • Training minimal dua minggu langsung oleh diri kita sendiri, jangan di-training oleh orang selain kita. Usahakan hanya ada satu komando, biar orang yang akan kita beri kepercayaan tidak kebingungan.
  • Buat SOP sebagai pedoman orang kepercayaan kita dalam mengasuh bayi kita.
  • Jalin komunikasi yang baik dan intensif, bisa dengan cara menghubungi rumah via telepon, agar tidak “kehilangan jejak.”
  • Beritahu hal-hal yang harus dilakukan dalam keadaan darurat. Kalau perlu ketik dan tempel di dapur atau di pintu kulkas. Misalkan kalau suhu badan bayi kita naik, harus diperlakukan seperti apa sampai kita pulang. Beri rincian keadaan seperti apa, yang mengharuskan orang kepercayaan menelepon kita secara langsung.
  • Beri pengertian, agar penjaga bayi kita tidak mengambil inisiatif, saat belum mengetahui apa yang harus dilakukan kalau kita tidak ada. Kalau belum tau, karena belum kita bimbing, sebaiknya diarahkan untuk langsung bertanya kepada kita.
  • Relakan bayimu dipegang orang lain (sangat tidak mudah).
  • Jangan terlalu berharap banyak dari orang lain, bagaimanapun dia bukan ibunya. Selama tidak mengancam jiwa, pertumbuhan, dan perkembangan kepribadian anak kita, it’s gonna be fine.

Mudah-mudahan, dengan upaya step by step tersebut kita bisa tetap menikmati aktivitas yang notabene merupakan ibadah, sembari tetap amanah menjaga kesehatan kandungan ataupun bayi kita yang terlahir kelak. Tentu saja, ini sekadar cara buah pengalaman saya dan Ummu Gina, yang masih mungkin dilengkapi dengan tips-tips lain dari pengalaman ukhti-ukhti yang jauh lebih sibuk dan lebih berpengalaman.

 


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.cybermq.com dari browser ponsel anda!

PrintPrint
KirimKirim
Print PDFCetak PDF
ArsipArsip
RSSRSS

Iklan Mini CyberMQ
Tas,Dompet. (Home Industri)
Menerima Pesanan dan makloon; Tas,Dompet.Dll.Tinggal Hubungi Aja.Atau SMS 022.77888079 ,wandy,
Facebook kembali berbagi $$ ayo klik
Facebook kembali mengeluarkan aplikasi survey dan bagi sahabat sahabat yang join ikut menyukainya akan mendapatkan Dollar gratis cukup menjadi penggemar saja,Sani Muhmad Ramdan,08180214081
Mari Belajar Investasi
belajar berinvestasi bersama bossyana, klik di link bossyana on the web ya, ditunggu :),Dadan Rusmawan,085624555391
Sambil Ngabuburit Cari Jodoh Yuk
Ayo gabung disini tempat berbagi ilmu,motivasi dan solusi serta diskusi seputar pernikahaan,Sani Muhmad Ramdan,081802114081
T-SHIRT MENYAMPAIKAN FULL COLOR
Tujuan: Kaos ayahara.cybermq.com BERDAKWAH TANPA CERAMAH, "Menyampaikan Walau Satu Ayat" DESAIN: TAARUF, RAMADHAN, AKHIRAT LEBIH BAIK DARI DUNIA FANA, DSB,Mr Anas Ayahara,021 993 67 327
Pasang Iklan Disini