Benar ... Benar ... Benar

Benar ... Benar ... Benar
Nasrudin sedang menjadi hakim di pengadilan kota. Mula-mula ia mendengarkan dakwaan yang berapi-api dengan fakta yang tak tersangkalkan dari jaksa. Setelah jaksa selesai dengan dakwaannya, Nasrudin berkomentar, aku rasa engkau benar.

Petugas majelis membujuk Nasrudin, mengingatkan bahwa terdakwa belum membela diri. Terdakwa diwakili oleh pengacara yang pandai mengolah logika, sehingga Nasrudin kembali terpikat. Setelah pengacara selesai, Nasrudin kembali berkomentar, aku rasa engkau benar.

Petugas mengingatkan Nasrudin bahwa tidak mungkin jaksa betul dan sekaligus pengacara juga betul. Harus ada salah satu yang salah ! Nasrudin menatapnya orang itu, dan kemudian berkomentar, aku rasa engkau benar.

 

 

Hidup ini, sebenarnya banyak sekali peluang-peluang untuk menjadi benar. Permasalahannya adalah jangan sampai kita merasa paling benar dan orang lain menjadi paling salah. Kalau ini yang ada dalam benak kehidupan kita, maka rumitlah kehidupan kita, sebab hidup menjadi salah ... salah ... salah ... yaitu benar ... benar ... benar ... yang memunculkan egoisme merasa paling benar.

Oleh karena itu, kalau pendirian kita dengan berbagai sudut pandang adalah benar, maka yakinlah bahwa orang lain juga ada benarnya dari berbagai sudut pandang yang benar. Jadi kalau misalnya ada orang lain yang melakukan kesalahan, maka tugas kita adalah membenarkan dengan cara yang benar. Begitu juga, kalau kita melakukan kesalahan, kemudian orang lain memberitahukan kesalahan kita dengan segala kekurangannya, maka niat baik mereka dengan segala kekurangan itu, juga benar.

Jadi intinya adalah marilah kebenaran-kebenaran dalam kehidupan ini jangan sampai menjadi salah disebabkan oleh kehidupan kita yang merasa paling benar. Penyakit ini salah satu penyebabnya adalah (1) Ketika bacaan buku kita dibawah sepuluh akan mengatakan diri kita benar dan orang lain salah. (2) Kalau bacaan kita dibawah lima ribu buku dan diatas sepuluh buku, maka penyakitnya adalah diri kita benar dan ada orang lain yang benar. (3) Sedangkan, kalau bacaan buku kita diatas lima ribu, maka kita yakin bahwa benar itu bertebaran dimana-mana dan tugas kita adalah bagaimana mengkomunikasikan benar-benar itu, dengan cara yang benar, sehingga menghasilkan kebenaran.

Sahabat CyberMQ

Renungan bagi kita bersama adalah mengapa banyak orang yang bacaan bukunya sudah melebihi sepuluh ribu, ditambah juga bacaan buku kehidupan, yaitu pengalaman menimba kehidupan berpuluh-puluh ribu peristiwa, tapi masih sering merasa dirinya benar dan orang lain salah. Kalau ini, susah jawabnya, Cuma bisa diilustrasikan dengan anekdot sederhana yaitu "Keledai, banyak yang lahir di Makkah, tapi sampai sekarang tidak ada keledai yang pergi haji atau Umroh".

Berani menghadapi benar ... benar ... benar ... atau lebih memilih salah ... salah ... salah ... sehingga hidup sekali ini, tidak pernah nyaman !!! Bagaimana pendapat sahabat.





Tetap update informasi di manapun dengan http://m.cybermq.com dari browser ponsel anda!

PrintPrint
KirimKirim
Print PDFCetak PDF
ArsipArsip
RSSRSS


Iklan Mini CyberMQ
Facebook kembali berbagi $$ ayo klik
Facebook kembali mengeluarkan aplikasi survey dan bagi sahabat sahabat yang join ikut menyukainya akan mendapatkan Dollar gratis cukup menjadi penggemar saja,Sani Muhmad Ramdan,08180214081
Mari Belajar Investasi
belajar berinvestasi bersama bossyana, klik di link bossyana on the web ya, ditunggu :),Dadan Rusmawan,085624555391
Sambil Ngabuburit Cari Jodoh Yuk
Ayo gabung disini tempat berbagi ilmu,motivasi dan solusi serta diskusi seputar pernikahaan,Sani Muhmad Ramdan,081802114081
T-SHIRT MENYAMPAIKAN FULL COLOR
Tujuan: Kaos ayahara.cybermq.com BERDAKWAH TANPA CERAMAH, "Menyampaikan Walau Satu Ayat" DESAIN: TAARUF, RAMADHAN, AKHIRAT LEBIH BAIK DARI DUNIA FANA, DSB,Mr Anas Ayahara,021 993 67 327
Jasa TokoOnline Murah untuk UKM & Pemula
Untuk UKM & pemula yang ingin berjualan secara online, manfaatkan Jasa kami untuk membuat Toko Online Siap Pakai, harga murah, klik http://perbisite.com,Sani Muhmad Ramdan,
Pasang Iklan Disini

Forum Diskusi
Dari Pustaka
Aku anak orang gila
Meskipun ayahku harus bekerja pagi-pagi, ia tak pernah mengeluh dan marah-marah. Ayah adalah pegawai yang rajin. Seharian ayahku mengayuh sepeda tuanya dengan peluh mengucur dan napas terengah-engah. Menjelang matahari terbenam barulah ia pulang dengan rasa lelah. Namun, tiap menerima upah mingguan ia tak pernah lupa membawa oleh-oleh untukku... selengkapnya
Berita Anda
13
Situs Jejaring Sosial Islami NahnuMuslim
Setelah cukup lama menekuni dunia pemberitaan dengan hadirnya situs berita Islam, arrahmah.com, Ar Rahmah Media Network kini mulai merambah jejaring selengkapnya
23
Prangko Narsis Pak Gubernur
* alt Saat Lebaran dengan berkirim kartu ucapan adalah hal biasa. Juga biasa bila mengirimkan kartu Lebaran kepada kenalan dan keluarga dengan selengkapnya
20
Ya Akhi, Mari Bergabung Dalam Satgas Anti Pemurtadan Bekasi
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Dalam rangka menindaklanjuti program Kongres Umat Islam Bekasi (KUIB), yaitu membentuk SATGAS ANTI PEMURTADAN, dengan ini kami membuka selengkapnya
20
DPR Akan Usut Pelanggaran HAM Densus 88 terhadap Aktivis Islam
JAKARTA (voa-islam.com) – Setelah mendapat laporan mengenai kebiadaban aparat Densus 88 Mabes Polri dalam menyiksa para tersangka “terorisme” saat selengkapnya
25
Larang Shalat Idul Fitri untuk Ba’asyir, Mabes Polri Sangat Banci
Oleh: Fauzan Al-Anshari (Direktur Lembaga Kajian Syariat Islam – LKSI) Hari Raya Idul Fitri 1431 H beberapa hari lagi, namun Ustadz Abu selengkapnya
18
Terapi Sehat dengan Puasa
Ilustrasi: buka puasa bersama Sahabat, boleh jadi sejak peristiwa tsunami hampir 6 tahun silam, bumi terus menghadirkan kejutan-kejutan. Salah satunya berbagai selengkapnya
10
Menjadi Blogger Yang Bahagia
Menjadi blogger yang bahagia merupakan suatu hal yang penting bagi semua webmaster blogger. Karena itu ada beberapa cara untuk menjadi selengkapnya
29
Dana Terbatas, Ruas Jalan di Temanggung Dibiarkan Rusak
Para pemudik yang melintasi jalur alternatif lewat Temanggung, Jawa Tengah, mesti ekstra hati-hati. Soalnya, karena keterbatasan dana, Pemerintah Daerah (Pemda) selengkapnya