
Petugas majelis membujuk Nasrudin, mengingatkan bahwa terdakwa belum membela diri. Terdakwa diwakili oleh pengacara yang pandai mengolah logika, sehingga Nasrudin kembali terpikat. Setelah pengacara selesai, Nasrudin kembali berkomentar, aku rasa engkau benar.
Petugas mengingatkan Nasrudin bahwa tidak mungkin jaksa betul dan sekaligus pengacara juga betul. Harus ada salah satu yang salah ! Nasrudin menatapnya orang itu, dan kemudian berkomentar, aku rasa engkau benar.
Hidup ini, sebenarnya banyak sekali peluang-peluang untuk menjadi benar. Permasalahannya adalah jangan sampai kita merasa paling benar dan orang lain menjadi paling salah. Kalau ini yang ada dalam benak kehidupan kita, maka rumitlah kehidupan kita, sebab hidup menjadi salah ... salah ... salah ... yaitu benar ... benar ... benar ... yang memunculkan egoisme merasa paling benar.
Oleh karena itu, kalau pendirian kita dengan berbagai sudut pandang adalah benar, maka yakinlah bahwa orang lain juga ada benarnya dari berbagai sudut pandang yang benar. Jadi kalau misalnya ada orang lain yang melakukan kesalahan, maka tugas kita adalah membenarkan dengan cara yang benar. Begitu juga, kalau kita melakukan kesalahan, kemudian orang lain memberitahukan kesalahan kita dengan segala kekurangannya, maka niat baik mereka dengan segala kekurangan itu, juga benar.
Jadi intinya adalah marilah kebenaran-kebenaran dalam kehidupan ini jangan sampai menjadi salah disebabkan oleh kehidupan kita yang merasa paling benar. Penyakit ini salah satu penyebabnya adalah (1) Ketika bacaan buku kita dibawah sepuluh akan mengatakan diri kita benar dan orang lain salah. (2) Kalau bacaan kita dibawah lima ribu buku dan diatas sepuluh buku, maka penyakitnya adalah diri kita benar dan ada orang lain yang benar. (3) Sedangkan, kalau bacaan buku kita diatas lima ribu, maka kita yakin bahwa benar itu bertebaran dimana-mana dan tugas kita adalah bagaimana mengkomunikasikan benar-benar itu, dengan cara yang benar, sehingga menghasilkan kebenaran.
Sahabat CyberMQ
Renungan bagi kita bersama adalah mengapa banyak orang yang bacaan bukunya sudah melebihi sepuluh ribu, ditambah juga bacaan buku kehidupan, yaitu pengalaman menimba kehidupan berpuluh-puluh ribu peristiwa, tapi masih sering merasa dirinya benar dan orang lain salah. Kalau ini, susah jawabnya, Cuma bisa diilustrasikan dengan anekdot sederhana yaitu "Keledai, banyak yang lahir di Makkah, tapi sampai sekarang tidak ada keledai yang pergi haji atau Umroh".
Berani menghadapi benar ... benar ... benar ... atau lebih memilih salah ... salah ... salah ... sehingga hidup sekali ini, tidak pernah nyaman !!! Bagaimana pendapat sahabat.
|
Facebook kembali berbagi $$ ayo klik
Facebook kembali mengeluarkan aplikasi survey dan bagi sahabat sahabat yang join ikut menyukainya akan mendapatkan Dollar gratis cukup menjadi penggemar saja,Sani Muhmad Ramdan,08180214081 |
|
Mari Belajar Investasi
belajar berinvestasi bersama bossyana, klik di link bossyana on the web ya, ditunggu :),Dadan Rusmawan,085624555391 |
|
Sambil Ngabuburit Cari Jodoh Yuk
Ayo gabung disini tempat berbagi ilmu,motivasi dan solusi serta diskusi seputar pernikahaan,Sani Muhmad Ramdan,081802114081 |
|
T-SHIRT MENYAMPAIKAN FULL COLOR
Tujuan: Kaos ayahara.cybermq.com BERDAKWAH TANPA CERAMAH, "Menyampaikan Walau Satu Ayat" DESAIN: TAARUF, RAMADHAN, AKHIRAT LEBIH BAIK DARI DUNIA FANA, DSB,Mr Anas Ayahara,021 993 67 327 |
|
Jasa TokoOnline Murah untuk UKM & Pemula
Untuk UKM & pemula yang ingin berjualan secara online, manfaatkan Jasa kami untuk membuat Toko Online Siap Pakai, harga murah, klik http://perbisite.com,Sani Muhmad Ramdan, |
| Pasang Iklan Disini |