| Poster | Forum |
s4ls4bill4
|
Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 12:11 WIB Subhanallah, sungguh betapa sakit hati seorang wanita ketika mendengar kata-kata POLIGAMY. Poligamy sebetulnya darimana dia berasal?? seorang laki2 yang akan berpoligami selalu bersembunyi dibalik surat an-nisa 3, di Al-qur'an boleh kok poligami, tanpa melihat kelanjutan ayat itu. Sebetulnya yang perlu digarisbawahi adalh kelanjutan ayat tsb "jika kamu takut tidak dapat adil maka nikahi satu saja". Bila memang niatnya untuk membantu.. kenapa tidak menyantuni para janda2 setiap bulan diberikan 1jt untuk seribu org janda apakah belum ada rasa puas tsb?kenapa harus menikahi? Saya setuju bila memang terjadi suatu keadaan misalnya memang sang istri sudah tidak bisa melayani suami dengan baik / alasan utamanya tidak bisa memiliki keturunan. Tapi pernahkah sahabat berfikir jika hal itu terjadi pada sahabat.. kebanyakan stiap orang hanya memikirkan kepentingannya sendiri. Coba bayangkan ketika seorang wanita tidak bisa hamil dan kemudian suaminya berpoligami, yang ada hanya wanita itu akan selalu mencoba utk ikhlas dan sabar. Coba skr balikkan seorang suami tadi ada pada posisi istri?? apakah juga siap??? Ada sebuah cerita, ustad di Malang.. istrinya memang benar tidak bisa punya anak, namun apa yang dilakukan suami tsb, dia bersabar.. dia tidak berpoligami walau sudah berulang kali disuruh istrinya, karena apa? dia tidak mau menyakiti hati istrinya. Subhanallah. Betapa jarang seseorang laki2 yang memiliki kepribadian spt itu. Kemudian ada saudara saya yang tlh menikah tp tidak bisa punya anak, bukan karena wanitanya tetapi karena suaminya tidak subur (mandul), tapi apa yang terjadi.. dia tidak menggugat suaminya utk bercerai tetapi malah bersabar dan mengadopsi anak. Coba para ikhwan/laki-laki pikirkan jika antum tidak subur (mandul) apakah istri antum tega menceraikan antum?akan tidak mungkin sekali untuk poliandri karena tidak ada ajarannya. Tapi yang ada hanya bersabar dengan tetap menghormati suami, berbakti dan mengharap ridho Allah. mudah2an ini dapat dijadikan bahan renungan sehingga pikiran laki2 tidak poligami saja tetapi lebih kepada bersabar menjaga syahwatnya karena Allah.
|
coolmanlah
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 12:55 WIB antum betul.... shodaqta yaa ukhti....! hiyo ker ... sobat2 kabeh ae khususe kera ngalam or kera ayabarus ... rungokno tah petuahe ingsun iki.... Poligami iku memang uenak rek kanggone wong lanang... tapi kadang gawe sengsorone wong wadon khususe bojo tuwo... bener gak cak? Sedulur kabeh ae pikirane ojok kawin ae rek ... opomaneh sing isih genaro tlaram, ojir ae gak gablek la opo arep poligami?. iku tambah nyengsarakno wong liyo rek... Wedio cak aro dosa......
............... salam dari ayas si kera ngalam..., MALANG, 26 FEBRUARI 2007 |
hassan
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 14:41 WIB Dari Tulisan: Al Habib Munzir Al Musawa (Pimpinan Majelis Rasulullah SAW) http://www.majelisrasulullah.org Kehancuran Sunnah Maha Suci Allah Yang Maha Menguasai setiap sudut Angkasa Raya semesta yang Tunggal adalah milik Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Tunggal menghamparkan Jagad Raya dengan kemegahan dan kesempurnaan, Maha Suci Allah Yang Maha Abadi dalam Kesempurnaan dan Keindahan Nya,Segala Puji Bagi Allah Yang Menyemarakkan Angkasa Raya dengan cahaya Keagungan Nya, Segala Puji Bagi Allah Yang Menampilkan keajaiban ciptaan Nya di segenap langit dan bumi, Allah.. Nama Yang Maha Abadi dan Tunggal dalam Kekuasaan, Allah.. Nama Yang Maha Abadi dan Tunggal dalam Menentukan, Gema kewibawaan Nya menundukkan seluruh Alam Semesta, ketika kekuatan Nya ditampilkan Nya maka runtuhlah benteng kekuatan hamba Nya, direnggut Nya kekuasaan Raja penguasa dengan kematian.., mereka terenggut dari singgasana mulia untuk berlutut ketakutan mempertanggungjawabkan setiap nafasnya, Telah Kuciptakan engkau dari ketiadaan, kutumbuhkan sel dirimu pada tubuh ayahmu, lalu kubenamkan sel dirimu di rahim ibumu, lalu Aku Mengasuhmu siang dan malam di rahim ibumu dalam kesendirian, hingga terangkailah 40 hari sebagai air mani, 40 hari kemudian sebagai gumpalan darah, 40 hari kemudian menjadi gumpalan daging, 40 hari kemudian kupecah-pecah bentuk tubuhmu dengan panca indera, lalu kuhembuskan padamu ruh.. (rujuk shahih Bukhari hadits no.3036, 3154, 6221, 7016). Lalu kubuat kau lahir ke muka bumiku, hidup, makan dan minum dari rizki yang kuciptakan, engkau bertebaran diatas bumiku, kusiapkan untukmu nafkahmu, ayah ibu yang menyayangimu, teman-teman yang menemanimu, pohon-pohon yang menaungimu, kubuat kau melihat dan mendengar, kuciptakan dua kaki agar kau bisa berjalan, kujadikan milyaran sel tubuhmu taat pada keinginanmu? Akan datang waktu Aku akan memanggilmu, Kuperintah Kau untuk menghadap Ku dengan perintah yang tak mampu kau tolak, kau harus berpisah dengan penglihatanmu, pendengaranmu, hartamu, kerabatmu, kehidupanmu, karena itu semua memang bukan milikmu, itu semua adalah Milik Ku, dan dirimu pun sepenuhnya adalah Milik Ku.. ?Apakah manusia tidak memandang bahwa sungguh kami menciptakannya dari air mani, maka kemudian ia hidup dan mendebat (menentang dan membangkang) pada kami? (QS Yaasiin 77). ?Sungguh mereka melihatnya jauh (hari kiamat) dan kami melihatnya (hari kiamat) sangat dekat, hari dimana langit luluh mencair, dan jadilah gunung-gunung bagai debu berserakan, maka saat itu para bunda yang mengasuh bayinya tak lagi memperdulikan bayi yang diasuhnya, ketika diperlihatkan atas mereka, hari saat para pendosa bermaksud menukar azab dengan anak-anaknya, atau menukar azab itu dengan suami atau istrinya, atau dengan kelompok teman-temannya yang dahulu bersamanya, atau menukar azab dengan seluruh penduduk di bumi asal ia selamat sendiri, sungguh itu sia-sia.., namun itulah Api yang bergejolak, (Api yang demikian dahsyatnya) Mencerai beraikan tulang rusuk satu sama lain, Bergemuruh memanggil mereka yang berbuat jahat dan berpaling dari kebenaran, (QS Alma?arij 1-17). Saudara-saudaraku yang kumuliakan, sungguh musuh-musuh islam terus mengobarkan api kegelapan yang menghanguskan sunnah Muhammad saw, alangkah mengejutkannya ketika justru dirimu terlibat dalam penghancuran sunnah Nabi kita saw, kita jadikan bibir ini terlibat menghancurkan sunnah Nabi kita saw, kita jadikan akal logika kita untuk merubuhkan sunnah Nabi kita saw, Saudara-saudaraku yang kumuliakan, sungguh Poligami adalah salah satu dari ajaran Nabi Kita Muhammad saw, dan telah berjaya diatas ummat ini berabad-abad lamanya, namun hari-hari ini muncullah musuh-musuh islam yang mengobarkan api itu, maka kitapun bermunculan pula untuk mendukung mereka menghancurkan ajaran Nabi kita saw, Tak ada ikhtilaf oleh seluruh Ulama, Muhaddistin, para Imam, sahabat, yang punya satu pendapatpun melarang poligami, hanya muncul di zaman kita ini yang mengingkari ajaran Nabi kita saw, Poligami diperbolehkan tanpa syarat apapun selain syarat akad nikah biasa.., Sungguh.. kita ini diperintahkan menyembah Allah dan bukan menyembah logika, apakah kita harus menjadikan hukum Nya itu dibawah logika kita?, kita tak perlu menjadikan hikmah yang tersimpan dalam poligami atau sunnah lainnya sebagai syarat untuk membenarkannya, lalu bila hikmahnya belum kita temukan maka kita kufur dan menolaknya, kita menyembah Nya dan sungguh Dzat Nya swt tak terpecahkan oleh Logika, karena yang paling gaib adalah Dia swt, maka bila kita menolak hukum hanya karena tak masuk akal, maka kita sudah menentang Nya, menyembah akal kita dan tidak beriman kepada Nya dan tidak pula mengakui Muhammad saw sebagai utusan Nya, karena ada hal yang kita akui merupakan kesalahan dari ajaran sang Nabi saw, Sungguh.. Poligami ini menjadi momok yang mengerikan bagi kaum istri, mengapa?, bukankah Allah Yang Maha menentukan segala-galanya, dan selama ini semua orang tahu bahwa poligami adalah boleh dalam islam, namun barangkali tidak 1 dari 1000 suami yang melakukan poligami walaupun itu diperbolehkan, lalu apa yang mereka risaukan?, seakan mereka sudah tidak punya tuhan untuk dijadikan sandaran perlindungan, Betul, banyak kaum istri yang belum mampu bersabar dalam hal ini, namun belum mampu bukanlah menginkari, sama halnya dengan orang yang tak punya uang untuk Umrah dan haji yang sunnah (sudah melakukan yang wajibnya), maka apakah kita mengatakan haji sunnah itu batil dan dilarang?, apa hak kita mengatakan batil pada sunnah Nabi saw?, jauh beda antara yang tidak mampu dengan yang mengingkari, Betul.. poligami banyak diselewengkan oleh para suami, hingga dijadikan alat pengumbar syahwat, merebut kekayaan, menyombongkan diri, berkhianat pada istri, dan contoh lainnya, dan banyak pula diselewengkan oleh istri muda untuk merebut harta atau lainnya, namun itu semua adalah oknum, dan penyelewengan itu terjadi dalam segala hal dan bukan hanya dalam poligami, contohnya dalam pernikahan monogami pun demikian, banyak terdapat penyelewengan dalam pernikahan yang demi keduniawian atau demi kelicikan, atau demi syahwat dan lainnya, demikian pula pada shalat, bisa saja diselewengkan dengan untuk mencari perhatian misalnya, atau agar dianggap shalih, atau lainnya, demikian pula puasa, haji, zakat dan lainnya, penyelewengan mestilah ada, dan penyelewengan oknum tak dapat menafikan (menghapuskan) suatu ajaran syariah, kesalahan adalah pada oknum dan bukan pada hukum, Tak mustahil sebentar lagi akan bermunculan pula pendapat mengingkari hal-hal yang fardhu, tak mustahil pula pendapat kelak mengingkari puasa, kenapa harus menahan lapar?, atau mengingkari haji, kenapa harus tawaf dan sa?i?, kenapa harus melempar batu di Mina dengan 7 batu selama 3 hari berturut-turut..?, kenapa harus berpanas-panas terik berdesak-desakan bahkan bisa mati terinjak injak hanya sekedar untuk melempar batu-batu kerikil?, bukankah ini merusak kulit?, bisa pula tertular wabah batuk, atau penyakit-penyakit yang dibawa dari seluruh dunia..?, akhirnya kita akan terjebak pada puncak kekufuran, yaitu.. : kenapa aku menyembah sesuatu yang tak terlihat.., tak terdengar, tak terasa, kenapa harus menyembunyikan diri Nya, kenapa tak tunjukkan..? Maka jadilah logika kita menjadi tuhan kita, runtuhlah seluruh kemuliaan iman dan tauhid dari sanubari kita, sirnalah seluruh amal ibadah kita, dalam jurang kemurtadan yang menuju kehinaan yang abadi.. diawali dari hembusan penolakan pada Poligami, yang kita turut berperan serta untuk menghancurkan sunnah Nabi saw, ketika dipadang Mahsyar kelak.., ketika terdengar seruan.., Fulan bin fulan maju kehadapan Allah..!, maka satu wajah tertunduk maju.. maka Allah swt berkata : Engkau.., Engkau.., Engkau kah yang terlibat menghancurkan sunnah Nabi Ku?, Engkau? Engkau.. engkau kah yang turut mencari 1000 dalil agar sunnah Nabi Ku diubah..? Saudaraku, adakah kau calonkan dirimu sebagai pengkhianat Nabimu?, Naudzubillah dari hal ini.., saudara-saudaraku bangkitlah.., saudari-saudariku bangunlah.. bela sunnah Nabimu, mereka sedang menghanguskan bendera sunnah Nabimu saw, mereka menginjak panji sunnahnya saw, siapa mereka?, mereka saudara-saudaramu, kerabatmu, tetanggamu, teman-temanmu.. Saudaraku bangkitlah.. jangan berpangku tangan atas penghinaan pada sunnah Nabimu saw, tunjukkan baktimu pada nabi kita saw. Katakanlah : ?AKU MENCINTAI SUNNAH NABIKU MUHAMMAD SAW, WALAUPUN SELURUH BARAT DAN TIMUR MENGANGGAPNYA BURUK, DIMATAKU TETAP SUNNAH NABIKU JAUH LEBIH AGUNG DIATAS SEMILYAR LOGIKA KUFFAR..! AKU BERIDOLAKAN NABIKU MUHAMMAD SAW, DAN BAGIKU SEMUA SUNNAH NYA INDAH, DAN TAK ADA YANG LEBIH INDAH DIMATAKU SELAIN SUNNAH NABIKU SAW..!", Dan ketika namamu terpanggil bertemu dengan nabimu Muhammad saw, jelanglah wajahnya dengan gembira, katakanlah : ?WAHAI KEKASIHKU, WAHAI NABIKU, WAHAI KEBANGGAANKU, AKU DIKELOMPOK PEMBELA SUNNAHMU SAAT BANYAK ORANG MENGINKARINYA..!? Sabda Rasulullah saw : ?Barangsiapa yang bepaling dari sunnahku maka ia bukan dari golonganku? (shahih Bukhari hadits no. 4776, shahih Muslim hadits no.1401), ?Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku, dan yang mencintaiku akan bersamaku di sorga? (HR Tirmidziy) ?Barangsiapa yang berpegang pada sunnahku dimasa rusaknya ummatku, maka baginya pahala 100 orang yang mati syahid? (Azzuhdulkabir hadits no.207). Dalam kegelapan di lobang kubur yang panas dan sempit terdengarlah rintihan memelas? Gusti? kasihanilah aku.. yang telah lancang menolak kemuliaan-kemuliaan yang diajarkan Nabi Mu saw.. Gusti? adakah kesalahan lebih besar kuperbuat daripada menentang sunnah Nabi Mu.. Gusti? aku telah berani mengangkat akalku diatas hukum Mu dan menganggap buruk apa-apa yang kau muliakan, Gusti? ada apakah pada diriku ini.. Gusti.. hanya engkaulah yang memiliki diriku sepenuhnya, maafkan hamba, kasihani hamba.. ?Mereka beriman kepada Rasul dengan apa-apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya dan juga orang-orang mukmin, kesemuanya beriman kepada Allah dan malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab Nya, dan Rasul-Rasul Nya, (mereka berkata), kami tidak membeda-bedakan (mendustakan) diantara Rasul-Rasul Nya, dan mereka berkata : Kami dengar maka kami taat, maka pengampunan Mu wahai Tuhan Kami dan hanya kepada Mu lah kami kembali, tiadalah Allah memaksa seseorang kecuali menurut kemampuannya, maka baginya pahala semua yang ia kerjakan dan baginya dosa yang dikerjakannya, Wahai Tuhan Kami Jangan Kau siksa kami bila kami lupa atau kami salah, Wahai Tuhan Kami jangan Kau bebani kami beban berat sebagai beban yang telah kau bebankan pada mereka yang sebelum kami, Wahai Tuhan Kami janganlah kau bebani kami apa-apa yang kami tak mampu menanggungnya, maafkanlah kami, ampunilah kami, kasihanilah kami, Engkaulah Tuan kami, maka tolonglah kami atas orang-orang kafir (QS Albaqarah 285-286). |
arta_amp
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 15:04 WIB insyaallah.. gak semuanya poligami membuat suatu rumah tangga menjadi tidah harmonis... bila d dasari dengan ilmu2 yg benar... tapi gak cuman tau ilmuny saja tapi mengerti itu yg paling penting... klo masalah ilmuny.. insyaallah.. sebagian umat islam pun mengerti akan ilmuny dan dalilny... tapi belum tentu mereka mengerti apa sebenarny poligami tersebut.. itulach yg membuat kata poligami menjadi salah satu kata yg membuat hati kecil para wanita sakit.... tapi insyaallah gak semua..gak semua orng yg berpoligami itu jelek...:) mungkin benar apa yg d katakan ukhti sabrina(untuk sekarang ini) banyak sekali orng2 yg udah merasa memiliki syaratny(kaya).. ada akhwat lewat langsung tergoda dan karna merasa memiliki segalanya(dikiranya keadailan cuman harta yg berlimpah padahal harta gak menjamin k bahagiaan).. itu yg menyebabkan kata poligami menjadi negatif d pandangan manusia lain.. padahal gak semua orng berpoligami melaksanakan seperti itu.. ada yg benar2 melaksanakan dengan sebenar benarnya walaupun menurut saya sangat berat... tapi klo d imbangin dengan ilmu dan mengerti akan ilmu tersebut insyaallah... poligami akan menjadi salah satu jalan kita menuju gerbang surga.... emm.. trus mungkin klo masalah pertanyaan ukhti sabrina kenapa klo mau menyantuni janda kenapa kita gak memberiny uang santunan setiap bulan 1 juta.. mkn bisa sedikit saya jawab...yg pertama menghindari fitnah atau gosip.... manusia cenderung berfikir ke negatifny dari pada k positifny(seperti saya juga) jadi kadang manusia akan berfikir pasti ada apa2 nich d balik pemberianya(mungkin).. yg k dua..menjamin kesejahteraannya... gak ada satu orngpun yg bisa menjamin klo orng tersebut akan setiap bulan memberi santunan... sedangkan klo udah menjadi istri insyaallah itu udah menjadi kewajiban sang suami.... mungkin ini salah satu jawaban yg bisa saya berikan... :) emm.. saya d sini gak menyarankan untuk para ikhwan tuk poligami... tapi marilah kita tidak menganggap haram sesuatu ygd perbolehkan... memang berat apa yg d namakan poligami.. sampai ALLAH SWT menjanjikan surga untuk istri yg merelakan suaminya poligami... pesan saya fikirkan masak2 klo anda memang mau poligami... karna sangat berat perwujudanya adil gak cuman dari materi tp d yg lain juga.... sukron buat uhkti sabrina.. afwan klo ada yg salah... :) |
jaluambo
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 15:39 WIB setuju jangan sakiti hati wanita dengan poligami sebagai sunah.... ibu kita juga wanita dan kita tak kan pernah rido klo hati ibu kita disakiti ya gak......! aduh jadi semangat kieu... say no to polygameee.... he...he....
|
hassan
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 16:02 WIB Sahabat, berhati-hatilah dlm berpendapat. Jernihlah dalam memandang sesuatu, jangan dengan emosi. jangan POLIGAMInya yg disalahkan karena itu sunnah Rasululloh, tp salahkan OKNUM yg serampangan dlm pelaksanaannya. Semoga taufik dan petunjuk Alloh bersama kita... |
hassan
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 16:04 WIB Saya mohon artikel di atas di baca dengan hati yg jernih & siap menerima kebenaran. silakan juga buka situs terkait... wassalam |
meylajilbab
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 16:27 WIB buat akhi hassa..saya setuju poligami di halal kan da ndibenarkan ( dengan niat yang benar pula..) akan tetapi..poligami bukan sunnah yg 'wajib' diikuti..bahkan Allah SWT sendiri mewahyukan lewat Nabi kita tercinta...di penghujung ayat yg mem"boleh"kan poligami..kurang lbh spt ini : " tetapi jika engkau takut tidak bisa berbuat adil, maka nikahilah seorang saja. sesungguhnya yang demikian itu LEBIH DEKAT KEPADA TIDAK BERBUAT ANIAYA." juga.."HANAY SEDIKIT DI ANTARA KALIAN YANG MAMPU BERPOLIGAMI". mohon maaf jika sy tidak tau tepatnya bunyi ayat tsb..tp insyaAllah sy bertanggungjwb bahwa ada ayat tsb dalam al-qur'an. jaid bsg laki2..pantasnya..mempelajrai ayat tsb dengan sepenuhnya. jangan setengah2 yg hanya membolehkan poligaminya saja...kan ada ayat kelanjutannya. betul..poligami BOELH dan Halal. akan tetapi Allah Maha Tahu..hanay sedikit di antara akhi2 semua yg mampu..krn itu di ingatkan dlm akhir ayat..jika kalian (laki2) tidak mampu dan ingin menjauhi berbuat aniaya kpd perempuan..lebih baik nikahi seorang saja! jadi akhi .... tolong sbg laki2 pelajar ilmu "sebaik2 laki2 adalah yg paling baik kpd istrinya" dan penjelasan ttg "menikahi seorg saja lebih dekat kpd tidak berbuat aniaya.." bukan berarti kami (perempuan)menolak poligami. jangan bilang poligami adalah sunnah yang wajib diikuti...itu tuh..ada ayat dalam al-qur'an yang menentang pendpt poligami adalah sunnah yg 'wajib'...ternyata Allah Maha Adil...dan Maha Tahu kebanyakna laki2 itu spt apa..
|
meylajilbab
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 16:38 WIB 1 lagi... akhi memuat hadist yg berisi ttg "menentang sunnah nabi". mnrt saya..hanya mnrt saya ya..jangan memutar2 masalah poligami..toh dlm hadist itu gak ada keterangan ttg sunnah=poligami. saya yakin, poligami termasuk hal yg BOLEH dan memang kan? spt akhlak2 Nabi yg lain..yg tidak semua mampu kita ikuti...poligami juga termasuk hal yg demikian. BOLEH tetapi tidak wajib diikuti..krn spt yg tersebut dlm ayat al-qur'an..Allah dan Rasulnya pun tahu..laki2 selain Rasululloh punya keterbatasan kemampuan ( dlm hal poligami, apalagi..). klo akhi blg itu sunnah..ayo bahas ttg sunnah yg lain..yg bener2 bisa membuat kita semua berakhlak mulia spt Nabi..spt ttg tidak makan krn mendahulukan org miskin makan,menghormati istri (lbh baik tidur di luar rumah drpd membangunkan istri..) ..dan adab sopan santun akhlak lainnya.benarkah akhi yg mengatakan poligami sunnah dan menjunjung sekali poligami,,,juga menjunjung dan mengamalkan akhlak2 baik Rasul spt itu ??? sy kira...tidak:) . krn kita mah manusia biasa..penuh ego :) .krn itu..hal2 spt itu bukan sunnah"" yg bener2 tok wajib diikuti..krn keterbatasan kemampuan kita. contoh lah itu wahai sahabat.. ( ini juga nasehat buat diri sendiri ko..) jadi jgn menitikberatkan sunnah=poligami .. dissagree :) kenapa ?? karena kebanyakan laki2 tidak akan mampu. ( saya yakin bicara spt ini, krn ada tercantum dlm al-quran itu sendiri..). krn itu..saya tdiak setuju poligami di masyarakatkan..nantinya akan berdampak negatif ! khan..hanay sedikit yang mampu. jadi biarlah yg sedikit itu saja yg poligami.. jgn mentang2 boleh..semua laki2 MERASA dirinya mampu poligami. maaf klo menyinggung... mudah2an jd buah pemikiran untuk kebaikan aj:)
|
ranthie
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 17:04 WIB ass... sy setuju dengan ukhti meylajilbab, memang poligami di bolehkan TAPI... ada ayat SELANJUTNYA .... so, di baca yang jelas ya para IKHWAN . n luruskan NIAT wassalam |
arta_amp
|
Re: Poligamy benarkah karena niat membantu atau hanya karena NAFSU? Pada Senin, 26 Februari 2007 17:20 WIB @uhkti meyla :) mungkin maksut akhi hasan bukan menitik beratkan klo poligami itu bener2 sunah yg harus d ikuti anti... akhi hasan cuman menuliskan jangan POLIGAMInya yg disalahkan karena itu sunnah Rasululloh... mungkin maksut akhi hasan itu.. janganlah mengklaim bahwa poligami itu tidak boleh.. atau kita tidak merelakan seorng manusia tuk poligami... tapi kepada para ikhwanya(termasuk saya juga).. jangan sekali2 menganggap mudah apa itu yg d sebut poligami... karna walaupun kita mempunyai ilmuny dan mengerti belum tentu kita mampu melaksanakanya... tapi kita juga jangan menutup mata bahwa ada sebagian manusia yg bisa melaksanakan poligami dengan sebenar benarny...:) bukan maksut hati tuk menutup mata dari yg lain juga yg akibat poligami menimbulkan hal negatif juga... karna setiap perkara pasti ada negatif dan positifny... ini semua tergantung pada kitanya sendiri... sapa yg memang bener2 melaksanakan karna ALLAH SWT atau karna nafsu saja... bisa d lihat d kehidupanya... mungkin bisa d d ibaratkan pisau klo d gunakan untuk memotong sayur akan baik akhirny.. klo d gunakan untuk membunuh(afwan) akan jelek hasilny... afwan bila banyak salah... maklum masih belajar.. semoga masih ada yg bisa mengoreksi tulisan saya... :) |